Perbedaan Grass dan Impossible Cloud Network: Grass diperdagangkan di Rp6.936 (kapitalisasi pasar Rp1,66T, volume 24 jam Rp388,48M), sedangkan Impossible Cloud Network diperdagangkan di Rp2.833 (kapitalisasi pasar Rp715,49M, volume 24 jam Rp47,45M). Perbedaan utamanya: Grass jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Impossible Cloud Network, dan suplai Impossible Cloud Network dibatasi (253M / 700M ICNT (37%)), sedangkan Grass terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Grass selama 9 Hari dan Impossible Cloud Network selama 3 Hari.
| GRASS | ICNT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,66T | Rp715,49M |
Volume (24h) | Rp388,48M | Rp47,45M |
Suplai yang Beredar | 243,9M GRASS | 253M / 700M ICNT (37%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Grass sedang membangun web crawl terbuka berskala internet pertama, didukung oleh lebih dari 3 juta node yang dijalankan pengguna untuk mengumpulkan data dalam jumlah petabyte bagi model AI. Dengan menciptakan knowledge graph internet pertama yang dimiliki pengguna, Grass bertujuan menyaingi segelintir perusahaan yang saat ini menguasai kemampuan web crawling berskala penuh.
Selengkapnya di halaman GRASS →Impossible Cloud Network (ICN) adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang mendukung layanan cloud kelas enterprise. ICN menyediakan akses tanpa izin ke sumber daya storage, komputasi, dan jaringan yang terdistribusi.
Selengkapnya di halaman ICNT →