Perbedaan Grass dan HTX: Grass diperdagangkan di Rp5.813 (kapitalisasi pasar Rp1,43T, volume 24 jam Rp243,08M), sedangkan HTX diperdagangkan di Rp0,0325 (kapitalisasi pasar Rp29,28T, volume 24 jam Rp395,04M). Perbedaan utamanya: HTX jauh lebih besar — sekitar 20,5× kapitalisasi pasar Grass, dan suplai HTX dibatasi (898,2T / 1.000T HTX (90%)), sedangkan Grass terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Grass selama 10 Hari dan HTX selama 22 Hari.
| GRASS | HTX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,43T | Rp29,28T |
Volume (24h) | Rp243,08M | Rp395,04M |
Suplai yang Beredar | 243,9M GRASS | 898,2T / 1.000T HTX (90%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Grass sedang membangun web crawl terbuka berskala internet pertama, didukung oleh lebih dari 3 juta node yang dijalankan pengguna untuk mengumpulkan data dalam jumlah petabyte bagi model AI. Dengan menciptakan knowledge graph internet pertama yang dimiliki pengguna, Grass bertujuan menyaingi segelintir perusahaan yang saat ini menguasai kemampuan web crawling berskala penuh.
Selengkapnya di halaman GRASS →HTX adalah token asli dari HTX DAO, sebuah organisasi terdesentralisasi yang mendukung ekonomi terdesentralisasi. Token ini memfasilitasi transaksi, menawarkan diskon biaya, dan memberikan akses ke fitur serta layanan eksklusif. Pemegang token juga dapat berpartisipasi dalam tata kelola melalui voting. HTX dirancang untuk mendukung kontributor, program komunitas, kemitraan, dan pertumbuhan platform sambil mendorong likuiditas melalui pledging sukarela. Beroperasi tanpa registrasi formal, HTX DAO memprioritaskan otonomi, transparansi, dan inklusivitas, menjadikan token HTX penting untuk inovasi, tata kelola, dan pertumbuhan ekosistem di ruang blockchain.
Selengkapnya di halaman HTX →