Perbedaan Gram dan Zora: Gram diperdagangkan di Rp23.821 (kapitalisasi pasar Rp65,68T, volume 24 jam Rp686,64M), sedangkan Zora diperdagangkan di Rp85,86 (kapitalisasi pasar Rp384,89M, volume 24 jam Rp157,28M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 170,6× kapitalisasi pasar Zora, dan suplai Zora dibatasi (4,5B / 10B ZORA (45%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Zora selama 14 Hari.
| GRAM | ZORA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,68T | Rp384,89M |
Volume (24h) | Rp686,64M | Rp157,28M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 4,5B / 10B ZORA (45%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Zora adalah protokol media desentralisasi dan pasar NFT yang dibangun di atas Ethereum Layer 2 menggunakan OP Stack. Platform ini memungkinkan kreator untuk mencetak, menjual, dan menampilkan NFT secara langsung di blockchain, menawarkan platform terbuka dan transparan untuk konten digital. Zora bertujuan memberdayakan kreator dengan menyediakan alat untuk monetisasi dan keterlibatan komunitas, membuka era baru media on-chain.
Selengkapnya di halaman ZORA →