Perbedaan Gram dan ZeroLend: Gram diperdagangkan di Rp23.968 (kapitalisasi pasar Rp66,46T, volume 24 jam Rp715,75M), sedangkan ZeroLend diperdagangkan di Rp0,1389 (kapitalisasi pasar Rp9,92M, volume 24 jam Rp2,19M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 6699,6× kapitalisasi pasar ZeroLend, dan suplai ZeroLend dibatasi (54,9B / 100B ZERO (55%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan ZeroLend selama 27 Hari.
| GRAM | ZERO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp66,46T | Rp9,92M |
Volume (24h) | Rp715,75M | Rp2,19M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 54,9B / 100B ZERO (55%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 27 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →ZeroLend adalah platform pinjam-meminjam aset digital terdesentralisasi yang mengubah lanskap peminjaman dan peminjaman aset digital. Beroperasi di berbagai chain, termasuk zkSync dan Manta Network, ZeroLend memanfaatkan protokol Layer 2 untuk meningkatkan skalabilitas dan efisiensi. Token tata kelola dan utilitas asli platform, ZERO, memungkinkan pengguna berpartisipasi dalam tata kelola dan staking.
Selengkapnya di halaman ZERO →