Perbedaan Gram dan yearn.finance: Gram diperdagangkan di Rp23.909 (kapitalisasi pasar Rp65,73T, volume 24 jam Rp689,16M), sedangkan yearn.finance diperdagangkan di Rp34.903.155 (kapitalisasi pasar Rp1,24T, volume 24 jam Rp38,12M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 53× kapitalisasi pasar yearn.finance, dan suplai beredar Gram 2,8B GRAM dibanding 36K YFI milik yearn.finance. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan yearn.finance selama 91 Hari.
| GRAM | YFI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,73T | Rp1,24T |
Volume (24h) | Rp689,16M | Rp38,12M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 36K YFI |
Typical Hold Time | 6 Hari | 91 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
YFI saat ini diperdagangkan di Rp35.041.385 dengan kapitalisasi pasar Rp1,25 triliun. Sinyal teknis menunjukkan tekanan bearish kuat dengan moving averages 12:1 mendukung penjualan. Harga berada di antara support Rp34.311.757 dan resistance Rp36.181.077. RSI netral di 49.11 menunjukkan momentum sedang, sementara ADX mengindikasikan tren bearish aktif. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa minggu terakhir.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko dominan. Peluang terbatas pada potensi rebound dari support kunci, namun tekanan jual dari moving averages dan volatilitas tinggi menjadi perhatian utama. Investor perlu waspada terhadap likuiditas terbatas dan sensitivitas terhadap sentimen pasar crypto secara keseluruhan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →YFI adalah token Ethereum yang mengatur platform yearn.finance. Platform ini ibertujuan untuk menyederhanakan investasi dan kegiatan keuangan yang terdesentralisasi untuk sektor investor yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman YFI →