Perbedaan Gram dan Onyxcoin: Gram diperdagangkan di Rp23.929 (kapitalisasi pasar Rp65,73T, volume 24 jam Rp689,16M), sedangkan Onyxcoin diperdagangkan di Rp52,62 (kapitalisasi pasar Rp2,05T, volume 24 jam Rp48,95M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 32,1× kapitalisasi pasar Onyxcoin, dan suplai Onyxcoin dibatasi (39,1B / 68,9B XCN (57%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Onyxcoin selama 10 Hari.
| GRAM | XCN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,73T | Rp2,05T |
Volume (24h) | Rp689,16M | Rp48,95M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 39,1B / 68,9B XCN (57%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 10 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Onyxcoin (XCN) saat ini diperdagangkan di zona Rp52,6668 dengan sinyal teknis keseluruhan bearish, didorong oleh tekanan jual pada moving averages meskipun osilator menunjukkan sinyal bullish. Token ini memiliki market cap Rp2,06T dengan 57% suplai beredar. Tidak ada berita atau pembaruan protokol signifikan yang tercatat baru-baru ini.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terletak pada level support kuat di Rp53-54 jika terjadi rebound, namun risiko likuiditas dan sentimen pasar kripto yang lesu perlu diwaspadai. Investor harus memantau volume perdagangan dan perkembangan ekosistem lebih lanjut.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Onyxcoin adalah mata uang crypto multifungsi yang mendukung layanan keuangan terdesentralisasi di ekosistem Onyx Protocol. XCN menggabungkan hak tata kelola dengan utilitas transaksi, memungkinkan pengguna melakukan voting dan membayar biaya jaringan. Token ini memiliki mekanisme deflasi untuk mendukung nilai protokol jangka panjang.
Selengkapnya di halaman XCN →