Perbedaan Gram dan Xai: Gram diperdagangkan di Rp23.900 (kapitalisasi pasar Rp65,81T, volume 24 jam Rp689,98M), sedangkan Xai diperdagangkan di Rp112,21 (kapitalisasi pasar Rp234,3M, volume 24 jam Rp85,64M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 280,9× kapitalisasi pasar Xai, dan suplai Xai dibatasi (2,1B / 2,5B XAI (84%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Xai selama 57 Hari.
| GRAM | XAI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,81T | Rp234,3M |
Volume (24h) | Rp689,98M | Rp85,64M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 2,1B / 2,5B XAI (84%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 57 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Xai dikembangkan untuk memungkinkan ekonomi nyata dan perdagangan terbuka di video game. Dengan Xai, miliaran gamer berpotensi bisa memiliki dan menukar item dalam game untuk pertama kalinya, tanpa perlu menggunakan crypto-wallet. Siapa pun bisa mendukung jaringan Xai dengan mengoperasikan sebuah node yang memungkinkan mereka menerima reward dan berpartisipasi dalam tata kelola. Xai dikembangkan oleh Offchain Labs dengan memanfaatkan teknologi Arbitrum.
Selengkapnya di halaman XAI →