Perbedaan Gram dan X Empire: Gram diperdagangkan di Rp24.019 (kapitalisasi pasar Rp66,09T, volume 24 jam Rp690,35M), sedangkan X Empire diperdagangkan di Rp0,2235 (kapitalisasi pasar Rp149,46M, volume 24 jam Rp5,84M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 442,2× kapitalisasi pasar X Empire, dan suplai X Empire dibatasi (690B / 690B X (100%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan X Empire selama 37 Hari.
| GRAM | X | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp66,09T | Rp149,46M |
Volume (24h) | Rp690,35M | Rp5,84M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 690B / 690B X (100%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 37 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
X Empire menunjukkan kapitalisasi pasar sebesar Rp149,46 juta dengan suplai sirkulasi penuh 690 juta token. Hold time rata-rata 37 hari mengindikasikan retensi yang stabil. Tren jangka pendek menunjukkan volatilitas sedang dengan volume trading yang perlu dipantau lebih lanjut. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir.
Outlook: Potensi pertumbuhan terbatas karena kapitalisasi pasar kecil dan aktivitas jaringan minimal. Risiko utama meliputi likuiditas rendah dan volatilitas tinggi. Investor harus mempertimbangkan eksposur terbatas mengingat skala proyek yang masih berkembang.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →X Empire adalah game tap-to-earn berbasis Telegram bertema Elon Musk yang dibangun di atas blockchain TON. Pemain dapat memperoleh token X dengan menyelesaikan tugas, bertempur dalam mode PvP, dan mengundang teman. Proyek ini juga menghadirkan aplikasi utilitas eksklusif untuk pemegang X, seperti Feed (pengatur konten Telegram), Langs (belajar bahasa), dan Sleep (pelacak pola tidur).
Selengkapnya di halaman X →