Perbedaan Gram dan WOO: Gram diperdagangkan di Rp23.937 (kapitalisasi pasar Rp65,84T, volume 24 jam Rp657,54M), sedangkan WOO diperdagangkan di Rp188,65 (kapitalisasi pasar Rp357,06M, volume 24 jam Rp149,5M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 184,4× kapitalisasi pasar WOO, dan suplai WOO dibatasi (1,9B / 1,9B WOO (100%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan WOO selama 43 Hari.
| GRAM | WOO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,84T | Rp357,06M |
Volume (24h) | Rp657,54M | Rp149,5M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 1,9B / 1,9B WOO (100%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 43 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Token WOO saat ini diperdagangkan di zona support kritis Rp184-191 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek namun momentum osilator bullish. Market cap Rp356,6M menunjukkan token berkapitalisasi kecil dengan volatilitas tinggi. Supply terbatas 1,9M WOO telah sepenuhnya beredar dengan rata-rata hold time 43 hari, mengindikasikan distribusi token yang matang.
Outlook netral-bearish dengan risiko tinggi akibat volatilitas dan likuiditas terbatas. Peluang muncul dari oversold condition (RSI 9.2) dan support kuat di Rp184, namun tekanan jual dari moving average dan ADX tinggi memerlukan kehati-hatian. Investor harus memantau breakout di atas resistance Rp197 untuk konfirmasi reversal.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →WOO Network adalah jaringan likuiditas mendalam yang menghubungkan trader, pertukaran, institusi, dan platform DeFi dengan akses demokratis ke likuiditas terbaik dan eksekusi trading dengan biaya rendah atau tanpa biaya. Token WOO digunakan di jaringan produk CeFi dan DeFi untuk staking dan potongan biaya.
Selengkapnya di halaman WOO →