Perbedaan Gram dan VeThor Token: Gram diperdagangkan di Rp23.947 (kapitalisasi pasar Rp65,96T, volume 24 jam Rp659,06M), sedangkan VeThor Token diperdagangkan di Rp5,76 (kapitalisasi pasar Rp587,46M, volume 24 jam Rp12,71M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 112,3× kapitalisasi pasar VeThor Token, dan suplai beredar Gram 2,8B GRAM dibanding 102,2B VTHO milik VeThor Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan VeThor Token selama 42 Hari.
| GRAM | VTHO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,96T | Rp587,46M |
Volume (24h) | Rp659,06M | Rp12,71M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 102,2B VTHO |
Typical Hold Time | 6 Hari | 42 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
VTHO menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp5,716 dan market cap Rp591,45 juta. Token ini berada dalam tren turun berdasarkan analisis moving averages dan oscillators yang mayoritas memberikan sinyal jual. RSI berada di zona netral namun ADX mengindikasikan tren bearish yang kuat. Tidak ada update fundamental signifikan yang tercatat untuk aset ini.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, namun tekanan jual dominan. Risiko utama meliputi likuiditas rendah dan sentimen pasar kripto yang negatif. Investor perlu berhati-hati mengingat indikator teknis yang lemah.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →VeThor Token adalah salah satu dari dua token yang digunakan oleh blockchain publik VeChainThor. VeChain awalnya diluncurkan pada tahun 2015, namun mengalami proses rebranding yang cukup besar pada tahun 2018. Meskipun VeChain Token (VET) adalah token native di platform, VeThor Token (VTHO) memainkan peran penting dalam fungsi keseluruhan blockchain.
Selengkapnya di halaman VTHO →