Perbedaan Gram dan Useless Coin: Gram diperdagangkan di Rp23.915 (kapitalisasi pasar Rp65,9T, volume 24 jam Rp732,07M), sedangkan Useless Coin diperdagangkan di Rp631,72 (kapitalisasi pasar Rp632,1M, volume 24 jam Rp91,6M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 104,3× kapitalisasi pasar Useless Coin, dan suplai Useless Coin dibatasi (999,1M / 1B USELESS (100%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Useless Coin selama 4 Hari.
| GRAM | USELESS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,9T | Rp632,1M |
Volume (24h) | Rp732,07M | Rp91,6M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 999,1M / 1B USELESS (100%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Useless Coin adalah proyek DeFi yang fokus menciptakan alat mudah guna untuk menyederhanakan pengalaman crypto. Ekosistemnya mencakup aplikasi seluler untuk manajemen portofolio dan hadiah otomatis. USELESS berfungsi sebagai token utilitas utama untuk biaya transaksi, staking, dan fitur premium aplikasi.
Selengkapnya di halaman USELESS →