Perbedaan Gram dan Ethena Labs (USDTB): Gram diperdagangkan di Rp23.770 (kapitalisasi pasar Rp65,38T, volume 24 jam Rp673,33M), sedangkan Ethena Labs (USDTB) diperdagangkan di Rp17.873 (kapitalisasi pasar Rp6,39T, volume 24 jam Rp2,98M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 10,2× kapitalisasi pasar Ethena Labs (USDTB), dan suplai beredar Gram 2,8B GRAM dibanding 358M USDTB milik Ethena Labs (USDTB). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Ethena Labs (USDTB) selama 26 Hari.
| GRAM | USDTB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,38T | Rp6,39T |
Volume (24h) | Rp673,33M | Rp2,98M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 358M USDTB |
Typical Hold Time | 6 Hari | 26 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
USDTB saat ini diperdagangkan di zona harga Rp17.878 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. RSI menunjukkan kondisi oversold yang dapat memicu rebound jangka pendek. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan untuk token ini dalam beberapa minggu terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang utama terletak pada potensi pemulihan teknis dari level oversold, sementara risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan kurangnya perkembangan ekosistem yang dapat membatasi apresiasi harga.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →USDtb adalah stablecoin berbasis fiat yang dipatok pada dolar AS, mirip dengan USDC atau USDT, dan dapat ditransfer tanpa batasan. Dengan 90% cadangan berasal dari BlackRock’s BUIDL, USDtb memiliki alokasi BUIDL tertinggi di antara stablecoin lain, memungkinkan skalabilitas yang tak tertandingi.
Selengkapnya di halaman USDTB →