Perbedaan Gram dan Pax Dollar: Gram diperdagangkan di Rp24.019 (kapitalisasi pasar Rp66,09T, volume 24 jam Rp690,35M), sedangkan Pax Dollar diperdagangkan di Rp17.840 (kapitalisasi pasar Rp570,02M, volume 24 jam Rp63,85M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 115,9× kapitalisasi pasar Pax Dollar, dan suplai beredar Gram 2,8B GRAM dibanding 32M USDP milik Pax Dollar. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Pax Dollar selama 48 Hari.
| GRAM | USDP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp66,09T | Rp570,02M |
Volume (24h) | Rp690,35M | Rp63,85M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 32M USDP |
Typical Hold Time | 6 Hari | 48 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Pax Dollar (USDP) menunjukkan stabilitas sebagai stablecoin dengan harga saat ini Rp17.852 dan market cap Rp569,58 juta. Token ini mempertahankan posisi dekat nilai patokan dengan volume perdagangan terbatas. Hold time rata-rata 48 hari mengindikasikan penggunaan lebih untuk penyimpanan nilai daripada trading aktif. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir.
Outlook: Stablecoin ini tetap relevan untuk hedging dan transaksi cross-chain. Risiko utama meliputi volatilitas pasar crypto secara keseluruhan dan tekanan regulasi terhadap stablecoin. Perhatikan likuiditas yang terbatas di exchange lokal dan potensi dampak dari perkembangan regulasi global terhadap aset stable.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Pax Dollar adalah stablecoin dengan jaminan uang fiat yang menawarkan keuntungan bertransaksi dengan aset berbasis blockhain beserta mitigasi risiko harga. Token Pax Dollar (USDP) dirilis sebagai token ERC-20 pada blockchain Ethereum, dijamin dengan skala 1:1 USD yang disimpan di rekening bank AS milik Paxos. Paxos menjadi salah satu dari tiga stablecoins yang mendapat persetujuan dari para regulator di Wallstreet, termasuk GUSD dan BUSD.
Selengkapnya di halaman USDP →