Perbedaan Gram dan USDD: Gram diperdagangkan di Rp23.989 (kapitalisasi pasar Rp66,08T, volume 24 jam Rp670,25M), sedangkan USDD diperdagangkan di Rp17.514 (kapitalisasi pasar Rp25,55T, volume 24 jam Rp3,07T). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar USDD, dan suplai beredar Gram 2,8B GRAM dibanding 1,5B USDD milik USDD. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan USDD selama 27 Hari.
| GRAM | USDD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp66,08T | Rp25,55T |
Volume (24h) | Rp670,25M | Rp3,07T |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 1,5B USDD |
Typical Hold Time | 6 Hari | 27 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
USDD menunjukkan kapitalisasi pasar yang signifikan sebesar Rp25,55 triliun dengan supply terbatas 1,5 juta token. Hold time rata-rata 27 hari mengindikasikan holding pattern jangka menengah. Tanpa data harga terkini, analisis teknis terbatas namun kapitalisasi tinggi menunjukkan posisi pasar yang mapan untuk stablecoin algoritmik ini.
Outlook: Potensi stabilitas sebagai stablecoin dengan risiko volatilitas algoritmik. Peluang dalam adopsi DeFi, risiko utama pada mekanisme peg dan likuiditas. Perlu monitoring ketat pada rasio collateral dan aktivitas jaringan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →USDD adalah stablecoin terdesentralisasi yang diterbitkan oleh TRON DAO Reserve, dipatok pada dolar AS untuk pembayaran, trading, dan penyimpanan nilai. USDD didukung oleh aset seperti Bitcoin, Ethereum, dan TRON, dengan cadangan yang dijaminkan lebih besar dari jumlah USDD yang beredar untuk menjaga stabilitas dan keamanan.
Selengkapnya di halaman USDD →