Perbedaan Gram dan Tria: Gram diperdagangkan di Rp23.820 (kapitalisasi pasar Rp65,84T, volume 24 jam Rp681,35M), sedangkan Tria diperdagangkan di Rp151,38 (kapitalisasi pasar Rp324,68M, volume 24 jam Rp35,54M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 202,8× kapitalisasi pasar Tria, dan suplai Tria dibatasi (2,2B / 10B TRIA (22%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Tria selama 4 Hari.
| GRAM | TRIA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,84T | Rp324,68M |
Volume (24h) | Rp681,35M | Rp35,54M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 2,2B / 10B TRIA (22%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 4 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
TRIA saat ini diperdagangkan pada Rp147,464 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Pivot point berada di Rp147 dengan support kuat di Rp135. Kapitalisasi pasar sebesar Rp317,88 juta mencerminkan token kecil dengan volatilitas tinggi. Tidak ada berita atau perkembangan protokol terkini yang tercatat.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko likuiditas rendah. Peluang terbatas pada potensi rebound dari support, namun risiko utama termasuk volatilitas ekstrem dan minimnya aktivitas jaringan. Investor harus waspada terhadap volume perdagangan rendah yang dapat memperparah pergerakan harga.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Tria adalah neobank crypto berbasis self-custody dengan mesin routing lintas chain yang memungkinkan aktivitas belanja, trading, dan earning dalam satu aplikasi. Platform ini mengatasi fragmentasi blockchain melalui teknologi BestPath yang mendukung transaksi tanpa gas dan tanpa bridging langsung dari wallet pengguna. Token TRIA digunakan untuk reward, akses layanan, dan partisipasi governance.
Selengkapnya di halaman TRIA →