Perbedaan Gram dan Treehouse: Gram diperdagangkan di Rp24.110 (kapitalisasi pasar Rp66,49T, volume 24 jam Rp744,64M), sedangkan Treehouse diperdagangkan di Rp607,33 (kapitalisasi pasar Rp94,8M, volume 24 jam Rp38,59M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 701,4× kapitalisasi pasar Treehouse, dan suplai Treehouse dibatasi (156,1M / 1B TREE (16%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Treehouse selama 19 Hari.
| GRAM | TREE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp66,49T | Rp94,8M |
Volume (24h) | Rp744,64M | Rp38,59M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 156,1M / 1B TREE (16%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →TREE adalah token asli Treehouse, platform Web3 yang berfokus pada keterlibatan komunitas terdesentralisasi dan pertumbuhan ekosistem. Token ini mendukung tata kelola, imbalan, dan partisipasi di seluruh jaringan aplikasi dan layanan Treehouse.
Selengkapnya di halaman TREE →