Perbedaan Gram dan Towns: Gram diperdagangkan di Rp23.770 (kapitalisasi pasar Rp65,51T, volume 24 jam Rp682,84M), sedangkan Towns diperdagangkan di Rp39,28 (kapitalisasi pasar Rp133,18M, volume 24 jam Rp50,09M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 491,9× kapitalisasi pasar Towns, dan suplai beredar Gram 2,8B GRAM dibanding 3,4B TOWNS milik Towns. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Towns selama 28 Hari.
| GRAM | TOWNS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,51T | Rp133,18M |
Volume (24h) | Rp682,84M | Rp50,09M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 3,4B TOWNS |
Typical Hold Time | 6 Hari | 28 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
TOWNS menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp39.297 dan market cap Rp133,92 juta. Rata-rata bergerak mendukung tren naik, sementara osilator netral. Harga berada di dekat support S1 (Rp39) dengan resistance utama di R1 (Rp46). Tidak ada berita atau perkembangan protokol terbaru yang tercatat.
Outlook keseluruhan netral-cenderung-positif dengan peluang dari momentum teknis bullish, namun risiko tinggi karena volatilitas kripto, likuiditas terbatas, dan ketiadaan pembaruan fundamental. Investor harus waspada terhadap potensi koreksi dan rendahnya volume perdagangan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Towns Protocol adalah infrastruktur komunikasi yang dirancang untuk mendukung aplikasi pesan real-time. Protokol ini terdiri dari blockchain Layer 2 yang kompatibel dengan EVM, node stream terdesentralisasi untuk pengiriman pesan, dan smart contract di Base, salah satu Layer 2 Ethereum. Towns memungkinkan terciptanya grup percakapan terprogram yang disebut Spaces, dengan dukungan enkripsi pesan, keanggotaan on-chain, staking, dan monetisasi lewat smart contract. Dengan ini, pengguna dapat membangun platform komunikasi tanpa perantara terpusat.
Selengkapnya di halaman TOWNS →