Perbedaan Gram dan Alien Worlds: Gram diperdagangkan di Rp23.729 (kapitalisasi pasar Rp65,37T, volume 24 jam Rp672,06M), sedangkan Alien Worlds diperdagangkan di Rp27,03 (kapitalisasi pasar Rp188,21M, volume 24 jam Rp198,88M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 347,3× kapitalisasi pasar Alien Worlds, dan suplai Alien Worlds dibatasi (7B / 10B TLM (70%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Alien Worlds selama 74 Hari.
| GRAM | TLM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,37T | Rp188,21M |
Volume (24h) | Rp672,06M | Rp198,88M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 7B / 10B TLM (70%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 74 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
TLM saat ini diperdagangkan pada Rp27.896 dengan kapitalisasi pasar Rp194,59 juta, menunjukkan posisi bearish jangka pendek berdasarkan sinyal teknis yang didominasi penjualan (17 vs 4 pembelian). Token ini memiliki sirkulasi 70% dari total supply 10 juta TLM dengan rata-rata hold time 74 hari. Meskipun indikator osilator netral, moving averages menunjukkan tekanan jual yang kuat.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support Rp25-26, sementara risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dan likuiditas terbatas di pasar crypto Indonesia.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Alien Worlds adalah metaverse NFT yang terdesentralisasi, di mana pemainnya bersaing untuk mendapatkan sumber daya langka, yaitu Trilium (TLM). Karena itu, Alien Worlds juga memiliki elemen DeFi ke dalam game, karena pemain bisa naik level dengan staking TLM dan menggunakan TLM untuk melakukan voting pada DAO planet tersebut.
Selengkapnya di halaman TLM →