Perbedaan Gram dan Taiko: Gram diperdagangkan di Rp23.858 (kapitalisasi pasar Rp65,83T, volume 24 jam Rp683,4M), sedangkan Taiko diperdagangkan di Rp1.235 (kapitalisasi pasar Rp249,73M, volume 24 jam Rp36,23M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 263,6× kapitalisasi pasar Taiko, dan suplai Taiko dibatasi (202,9M / 1B TAIKO (21%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Taiko selama 8 Hari.
| GRAM | TAIKO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,83T | Rp249,73M |
Volume (24h) | Rp683,4M | Rp36,23M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 202,9M / 1B TAIKO (21%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 8 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Taiko saat ini diperdagangkan di Rp1.216 dengan kapitalisasi pasar Rp245,91 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish yang kuat dengan 18 indikator jual versus 1 beli. Token ini berada dalam fase distribusi dengan waktu rata-rata holding hanya 8 hari dan tingkat sirkulasi 21% dari total supply 1 juta token. Posisi harga saat ini mendekati level support kritis di Rp1.135-1.200.
Outlook keseluruhan bearish dengan tekanan jual dominan. Peluang terbatas pada potensi rebound dari support, namun risiko tinggi karena momentum negatif dan likuiditas rendah. Investor harus waspada terhadap volatilitas ekstrem mengingat kapitalisasi pasar yang kecil dan volume perdagangan terbatas.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Taiko adalah ZK-Rollup setara Ethereum yang sepenuhnya open-source dan permissionless, dirancang untuk men-scalekan Ethereum secara native. Platform ini menawarkan pengalaman serupa Ethereum sambil menjaga desentralisasi penuh—siapa pun dapat menjalankan node, proposer, atau prover Taiko tanpa kontrol terpusat. Taiko memanfaatkan Ethereum block builders untuk menyusun blok dan transaksi, mendesentralisasi set sequencer sekaligus mewarisi keamanan dan jaminan liveness dari layer dasar. Jaringan ini mendukung lebih dari 100 proyek di berbagai sektor, termasuk DeFi, Gaming, media sosial, infrastruktur, dan tooling.
Selengkapnya di halaman TAIKO →