Perbedaan Gram dan Threshold: Gram diperdagangkan di Rp23.925 (kapitalisasi pasar Rp65,91T, volume 24 jam Rp616,95M), sedangkan Threshold diperdagangkan di Rp61,24 (kapitalisasi pasar Rp684,06M, volume 24 jam Rp59,29M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 96,4× kapitalisasi pasar Threshold, dan suplai Threshold dibatasi (11,2B / 11,2B T (100%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Threshold selama 24 Hari.
| GRAM | T | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,91T | Rp684,06M |
Volume (24h) | Rp616,95M | Rp59,29M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 11,2B / 11,2B T (100%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 24 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Threshold (T) saat ini diperdagangkan pada Rp60,376 dengan kapitalisasi pasar Rp673,22 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak. Token telah mencapai sirkulasi penuh 11,2 juta dengan waktu tahan rata-rata 24 hari. Tekanan jual mendominasi meskipun osilator netral, dengan level support kritis di Rp59 dan resistance di Rp65. Tidak ada pembaruan protokol besar yang dilaporkan baru-baru ini, menandakan fase konsolidasi.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati karena momentum bearish dan volume terbatas. Peluang terletak pada rebound dari support Rp59 jika sentimen membaik, namun risiko volatilitas tinggi dan likuiditas rendah membatasi potensi kenaikan. Investor harus memantau pergerakan whale dan perkembangan ekosistem untuk konfirmasi tren balik.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Token T berfungsi sebagai token utilitas untuk Threshold Network dan token tata kelola untuk Threshold DAO. Threshold menyediakan primitif kriptografi yang mendukung berbagai aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan ini dibuat melalui penggabungan Keep Network dan NuCypher, yang diselesaikan pada tanggal 1 Januari 2022, dengan peluncuran token T.
Selengkapnya di halaman T →