Perbedaan Gram dan Swell Network: Gram diperdagangkan di Rp23.954 (kapitalisasi pasar Rp65,81T, volume 24 jam Rp689,98M), sedangkan Swell Network diperdagangkan di Rp10,84 (kapitalisasi pasar Rp57,51M, volume 24 jam Rp26,62M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 1144,3× kapitalisasi pasar Swell Network, dan suplai Swell Network dibatasi (5,2B / 10B SWELL (52%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Swell Network selama 22 Hari.
| GRAM | SWELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,81T | Rp57,51M |
Volume (24h) | Rp689,98M | Rp26,62M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 5,2B / 10B SWELL (52%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Swell Network adalah protokol liquid staking terdesentralisasi dan non-kustodian untuk Ethereum. Protokol ini mempermudah akses ke peluang DeFi sambil menjaga prinsip desentralisasi dan kebebasan dari sensor.
Selengkapnya di halaman SWELL →