Perbedaan Gram dan SushiSwap: Gram diperdagangkan di Rp23.867 (kapitalisasi pasar Rp65,81T, volume 24 jam Rp689,98M), sedangkan SushiSwap diperdagangkan di Rp2.856 (kapitalisasi pasar Rp818,81M, volume 24 jam Rp72,61M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 80,4× kapitalisasi pasar SushiSwap, dan suplai beredar Gram 2,8B GRAM dibanding 286,8M SUSHI milik SushiSwap. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan SushiSwap selama 99 Hari.
| GRAM | SUSHI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,81T | Rp818,81M |
Volume (24h) | Rp689,98M | Rp72,61M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 286,8M SUSHI |
Typical Hold Time | 6 Hari | 99 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →SUSHI adalah token Ethereum yang mendukung SushiSwap, pertukaran cryptocurrency terdesentralisasi dan pembuat pasar otomatis yang dibangun di atas Ethereum.
Selengkapnya di halaman SUSHI →