Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Gram (GRAM) vs Starknet (STRK)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Gram dan Starknet: Gram diperdagangkan di Rp23.960 (kapitalisasi pasar Rp65,96T, volume 24 jam Rp692,39M), sedangkan Starknet diperdagangkan di Rp412,45 (kapitalisasi pasar Rp2,81T, volume 24 jam Rp828,05M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 23,5× kapitalisasi pasar Starknet, dan suplai beredar Gram 2,8B GRAM dibanding 6,8B STRK milik Starknet. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Starknet selama 75 Hari.

GRAMSTRK
Kap. Pasar
Rp65,96TRp2,81T
Volume (24h)
Rp692,39MRp828,05M
Suplai yang Beredar
2,8B GRAM6,8B STRK
Typical Hold Time
6 Hari75 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Gram

GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.

Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.

Starknet

STRK saat ini diperdagangkan pada Rp402,59 dengan sinyal teknis keseluruhan BEARISH, didorong oleh moving averages yang sangat bearish (0 beli, 13 jual). RSI_6 di 17,83 menunjukkan kondisi oversold, namun ADX mengindikasikan tren bearish kuat. Token berada di dekat support S1 (Rp402) dengan resistensi terdekat di R1 (Rp428). Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan, dan sentimen pasar crypto secara umum masih tertekan.

Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan. Peluang muncul dari level oversold RSI yang mungkin memicu rebound teknis, namun tekanan bearish dari moving averages dan tren makro crypto masih kuat. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi, likuiditas terbatas dengan volume rendah, dan ketidakpastian regulasi sektor crypto yang berlanjut.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

GRAM
93% Beli7% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 6 Hari
STRK
60% Beli40% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 75 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang Gram

GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.

Selengkapnya di halaman GRAM

Tentang Starknet

StarkNet adalah Validity-Rollup terdesentralisasi permissionless (juga dikenal sebagai 'ZK-Rollup'). Starknet beroperasi sebagai jaringan L2 di Ethereum, memungkinkan setiap dApp mencapai skala komputasi yang tidak terbatas—tanpa mengorbankan composability dan keamanan Ethereum, berkat ketergantungan StarkNet pada sistem cryptographic proof yang paling aman dan scalable—STARK.

Selengkapnya di halaman STRK