Perbedaan Gram dan Streamflow: Gram diperdagangkan di Rp24.166 (kapitalisasi pasar Rp66,59T, volume 24 jam Rp741,04M), sedangkan Streamflow diperdagangkan di Rp144,83 (kapitalisasi pasar Rp38,3M, volume 24 jam Rp1,17M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 1738,6× kapitalisasi pasar Streamflow, dan suplai Streamflow dibatasi (254,5M / 1B STREAM (26%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Streamflow selama 28 Hari.
| GRAM | STREAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp66,59T | Rp38,3M |
Volume (24h) | Rp741,04M | Rp1,17M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 254,5M / 1B STREAM (26%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 28 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Streamflow menghadirkan infrastruktur token yang aman, mudah digunakan, dan andal untuk menciptakan serta mendistribusikan token di sepanjang siklus hidupnya—dari peluncuran hingga jatuh tempo. Dengan menyelesaikan masalah ketidakselarasan insentif, Streamflow memastikan ekonomi token yang berkelanjutan.
Selengkapnya di halaman STREAM →