Perbedaan Gram dan Storj: Gram diperdagangkan di Rp23.879 (kapitalisasi pasar Rp65,68T, volume 24 jam Rp686,64M), sedangkan Storj diperdagangkan di Rp858,93 (kapitalisasi pasar Rp363,88M, volume 24 jam Rp324,97M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 180,5× kapitalisasi pasar Storj, dan suplai beredar Gram 2,8B GRAM dibanding 425M STORJ milik Storj. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Storj selama 70 Hari.
| GRAM | STORJ | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,68T | Rp363,88M |
Volume (24h) | Rp686,64M | Rp324,97M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 425M STORJ |
Typical Hold Time | 6 Hari | 70 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →STORJ, diucapkan sebagai "storage," adalah platform open-source penyimpanan cloud. Pada dasarnya, ia menggunakan jaringan node yang terdesentralisasi untuk menampung data pengguna. Platform ini juga mengamankan data yang ditampung menggunakan enkripsi tingkat lanjut.
Selengkapnya di halaman STORJ →