Perbedaan Gram dan Spell Token: Gram diperdagangkan di Rp24.027 (kapitalisasi pasar Rp66,17T, volume 24 jam Rp758,62M), sedangkan Spell Token diperdagangkan di Rp1,38 (kapitalisasi pasar Rp269,73M, volume 24 jam Rp23,45M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 245,3× kapitalisasi pasar Spell Token, dan suplai beredar Gram 2,8B GRAM dibanding 195,2B SPELL milik Spell Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Spell Token selama 44 Hari.
| GRAM | SPELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp66,17T | Rp269,73M |
Volume (24h) | Rp758,62M | Rp23,45M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 195,2B SPELL |
Typical Hold Time | 6 Hari | 44 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Spell Token saat ini diperdagangkan pada Rp1,37 dengan kapitalisasi pasar Rp269,23 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek berdasarkan moving averages. RSI netral menunjukkan momentum yang seimbang dengan waktu hold rata-rata 44 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan cenderung hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada momentum trading jangka pendek, sementara risiko utama meliputi likuiditas rendah (Rp269,23 juta market cap) dan tekanan jual teknis yang berkelanjutan berdasarkan indikator moving averages.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Spell Token adalah token reward yang diasosiasikan dengan abracadabra.money, sebuah platform pendanaan yang menggunakan interest-bearing tokens (ibTKNs) sebagai kolateral untuk meminjam stablecoin USD yaitu Magic Internet Money (MIM). Token SPELL bisa di-farming dengan menyediakan likuiditas pada salah satu dari beragam pool. SPELL juga bisa digunakan untuk staking dan token tersebut bisa memperoleh bagian dari biaya platform (bunga, biaya pinjaman, dan 10% dari biaya likuidasi untuk pasar tertentu), yang digabungkan secara otomatis.
Selengkapnya di halaman SPELL →