Perbedaan Gram dan Sophon: Gram diperdagangkan di Rp23.769 (kapitalisasi pasar Rp65,37T, volume 24 jam Rp672,06M), sedangkan Sophon diperdagangkan di Rp62,85 (kapitalisasi pasar Rp125,55M, volume 24 jam Rp100,35M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 520,7× kapitalisasi pasar Sophon, dan suplai Sophon dibatasi (2B / 10B SOPH (20%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Sophon selama 21 Hari.
| GRAM | SOPH | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,37T | Rp125,55M |
Volume (24h) | Rp672,06M | Rp100,35M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 2B / 10B SOPH (20%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 21 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Token SOPH saat ini diperdagangkan pada Rp63,4 dengan kapitalisasi pasar Rp126,15 juta, menunjukkan posisi bearish berdasarkan sinyal teknis mayoritas jual (17 vs 1 beli). Harga berada di antara support S1 (Rp65) dan S2 (Rp61) dengan volume rendah mengindikasikan likuiditas terbatas. Tokenomics menunjukkan sirkulasi 20% dari total supply 10 juta token, dengan rata-rata hold time 20 hari mencerminkan aktivitas trading jangka pendek.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko tinggi karena likuiditas rendah dan tekanan jual dominan. Peluang terbatas pada potensi rebound dari support kunci, namun investor harus waspada terhadap volatilitas ekstrem dan kurangnya perkembangan fundamental yang signifikan dalam ekosistem token.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Sophon is the native token of an entertainment-focused blockchain platform that bridges traditional apps with Web3. Using ZK Stack and proprietary zkTLS technology, it enables users to securely verify and monetize their digital interactions without exposing personal data. The ecosystem empowers developers and users alike—offering a unified platform for gaming, social, and AI applications built on privacy, ownership, and interoperability.
Selengkapnya di halaman SOPH →