Perbedaan Gram dan Somnia: Gram diperdagangkan di Rp23.770 (kapitalisasi pasar Rp65,51T, volume 24 jam Rp682,84M), sedangkan Somnia diperdagangkan di Rp1.594 (kapitalisasi pasar Rp388,83M, volume 24 jam Rp40,82M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 168,5× kapitalisasi pasar Somnia, dan suplai Somnia dibatasi (243,2M / 1B SOMI (25%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Somnia selama 33 Hari.
| GRAM | SOMI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,51T | Rp388,83M |
Volume (24h) | Rp682,84M | Rp40,82M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 243,2M / 1B SOMI (25%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 33 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
SOMI saat ini diperdagangkan pada Rp1.541 dengan kapitalisasi pasar Rp373,25 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish dari moving averages meski oscillators netral. Token ini memiliki supply maksimum 1 juta dengan sirkulasi 25% dan rata-rata hold time 33 hari. Harga berada di zona support kritis dengan level kunci S3=1.524 dan R3=1.644. Tidak ada update protokol signifikan yang tercatat dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan cenderung hati-hati dengan tekanan jangka pendek, namun posisi dekat support bisa menarik untuk trader jangka panjang. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang ada pada potensi rebound dari level support saat ini jika terjadi perbaikan sentimen pasar kripto secara keseluruhan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Somnia adalah blockchain Layer 1 yang kompatibel dengan EVM, dirancang untuk aplikasi real-time berskala besar di bidang gaming, sosial, metaverse, dan DeFi. Arsitektur MultiStream miliknya mampu memproses lebih dari satu juta transaksi per detik dengan finalitas sub-detik, menghadirkan skalabilitas tanpa hambatan sekaligus menjaga desentralisasi. Dengan eksekusi EVM terkompilasi, IceDB untuk latensi ultra-rendah, dan kompresi canggih, Somnia memastikan interaksi berkecepatan tinggi dan berbiaya rendah untuk aplikasi konsumen generasi berikutnya.
Selengkapnya di halaman SOMI →