Perbedaan Gram dan Solv Protocol: Gram diperdagangkan di Rp24.025 (kapitalisasi pasar Rp66,17T, volume 24 jam Rp758,62M), sedangkan Solv Protocol diperdagangkan di Rp41,8 (kapitalisasi pasar Rp176,92M, volume 24 jam Rp71,66M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 374× kapitalisasi pasar Solv Protocol, dan suplai Solv Protocol dibatasi (4,3B / 9,7B SOLV (45%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Solv Protocol selama 13 Hari.
| GRAM | SOLV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp66,17T | Rp176,92M |
Volume (24h) | Rp758,62M | Rp71,66M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 4,3B / 9,7B SOLV (45%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 13 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
SOLV Protocol saat ini diperdagangkan pada Rp41.262 dengan kapitalisasi pasar Rp175,87 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek namun osilator bullish. Token memiliki supply maksimal 9,7 juta dengan 45% dalam sirkulasi dan rata-rata hold time 13 hari. Harga berada di antara support S1 (Rp42) dan pivot point (Rp43) dengan momentum lemah.
Outlook keseluruhan netral-cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terletak pada potensi rebound dari level support, sementara risiko utama adalah likuiditas rendah dan tekanan jual berkelanjutan. Investor harus memantau volume trading dan perkembangan ekosistem untuk konfirmasi arah trend.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Solv Protocol adalah platform staking Bitcoin terkemuka yang memanfaatkan SolvBTC untuk mengoptimalkan potensi lebih dari $1 triliun aset Bitcoin. Dengan mengandalkan Staking Abstraction Layer (SAL), Solv menghadirkan pengalaman staking Bitcoin yang mulus, aman, dan transparan—untuk mendorong adopsi BTCFi secara massal.
Selengkapnya di halaman SOLV →