Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Gram (GRAM) vs Sologenic (SOLO)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Gram dan Sologenic: Gram diperdagangkan di Rp23.804 (kapitalisasi pasar Rp66,02T, volume 24 jam Rp632,66M), sedangkan Sologenic diperdagangkan di Rp751,86 (kapitalisasi pasar Rp312,64M, volume 24 jam Rp1,6M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 211,2× kapitalisasi pasar Sologenic, dan suplai Sologenic dibatasi (398,8M / 400M SOLO (100%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Sologenic selama 24 Hari.

GRAMSOLO
Kap. Pasar
Rp66,02TRp312,64M
Volume (24h)
Rp632,66MRp1,6M
Suplai yang Beredar
2,8B GRAM398,8M / 400M SOLO (100%)
Typical Hold Time
6 Hari24 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Gram

GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.

Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.

Sologenic

Token SOLO menunjukkan kapitalisasi pasar Rp312,64 juta dengan supply hampir maksimal 400 juta token. Harga saat ini tidak tersedia, namun data menunjukkan hold time rata-rata 24 hari, mengindikasikan aktivitas perdagangan yang moderat. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir.

Outlook untuk SOLO tampak netral dengan risiko volatilitas tinggi khas crypto. Peluang terbatas pada pertumbuhan ekosistem yang belum terlihat, sementara risiko utama meliputi likuiditas rendah dan tekanan regulasi sektor crypto secara umum.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

GRAM
93% Beli7% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 6 Hari
SOLO

Belum ada data sentimen.

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang Gram

GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.

Selengkapnya di halaman GRAM

Tentang Sologenic

Sologenic sedang mengubah lanskap perdagangan aset dengan mengintegrasikan sekuritas tokenisasi, aset crypto, dan NFT. Ekosistem ini didukung oleh dua tim berbeda: Sologenic.org (SOLO Core Team), yang fokus mengembangkan Sologenic sebagai ekosistem terdesentralisasi, dan Sologenic.com, yang bertugas meluncurkan use case penting seperti tokenisasi sekuritas. Pendekatan ganda ini memastikan pertumbuhan ekosistem sekaligus memberikan utilitas nyata bagi pengguna.

Selengkapnya di halaman SOLO