Perbedaan Gram dan Solana: Gram diperdagangkan di Rp24.078 (kapitalisasi pasar Rp66,38T, volume 24 jam Rp753,37M), sedangkan Solana diperdagangkan di Rp1.351.492 (kapitalisasi pasar Rp785,13T, volume 24 jam Rp23,62T). Perbedaan utamanya: Solana jauh lebih besar — sekitar 11,8× kapitalisasi pasar Gram, dan suplai beredar Gram 2,8B GRAM dibanding 582,5M SOL milik Solana. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Solana selama 68 Hari.
| GRAM | SOL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp66,38T | Rp785,13T |
Volume (24h) | Rp753,37M | Rp23,62T |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 582,5M SOL |
Typical Hold Time | 6 Hari | 68 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Solana (SOL) diperdagangkan pada Rp1.347.393 dengan sinyal teknis bullish secara keseluruhan, didukung oleh moving averages yang positif. RSI menunjukkan kondisi netral, sementara level support terdekat di Rp1.337.581 dan resistance di Rp1.372.458. Ekosistem Solana menunjukkan pertumbuhan dengan peningkatan aktivitas staking dan adopsi infrastruktur yang dilaporkan oleh SOL Strategies pada 5 Februari 2026.
Outlook jangka pendek cenderung positif dengan momentum teknis yang kuat, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi dan risiko regulasi kripto. Peluang terletak pada adopsi jaringan yang terus berkembang, sementara risiko termasuk fluktuasi harga yang ekstrem dan ketergantungan pada sentimen pasar secara keseluruhan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →SOL adalah token dari Solana, sebuah proyek open source yang mengimplementasikan blockchain baru, berkinerja tinggi, dan permissionless. Solana juga merupakan blockchain tercepat di dunia dan ekosistem dengan pertumbuhan tercepat di crypto. Kini memiliki lebih dari 400 proyek yang mencakup DeFi, NFT, Web3 dan banyak lainnya. Arsitektur blockchain Solana dibangun berdasarkan Proof of History (PoH); sebuah bukti untuk memverifikasi urutan dan berlalunya waktu antara peristiwa.
Selengkapnya di halaman SOL →