Perbedaan Gram dan Saros: Gram diperdagangkan di Rp23.784 (kapitalisasi pasar Rp65,51T, volume 24 jam Rp685,09M), sedangkan Saros diperdagangkan di Rp6,26 (kapitalisasi pasar Rp24,09M, volume 24 jam Rp10,4M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 2719,4× kapitalisasi pasar Saros, dan suplai Saros dibatasi (3,7B / 10B SAROS (38%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Saros selama 23 Hari.
| GRAM | SAROS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,51T | Rp24,09M |
Volume (24h) | Rp685,09M | Rp10,4M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 3,7B / 10B SAROS (38%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 23 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Token SAROS menunjukkan kapitalisasi pasar Rp24,09M dengan supply yang beredar 3,7M dari total 10M token (38%). Hold time rata-rata 23 hari mengindikasikan aktivitas trading jangka pendek. Tanpa data harga terkini yang tersedia, analisis teknis terbatas pada metrik dasar tokenomics.
Outlook: Potensi pertumbuhan terbatas oleh likuiditas rendah dan volume trading yang tidak terdeteksi. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan eksposur terbatas di pasar crypto. Perlu pemantauan ketat terhadap perkembangan ekosistem dan listing exchange untuk momentum positif.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Saros adalah platform identitas digital dan super app di blockchain Solana. Dimulai dengan SarosSwap DEX, Saros kini berkembang menjadi ekosistem Web3 lengkap. Dompet non-kustodialnya menawarkan Social Login, Watch-only mode, dan dompet hibrida NFC untuk keamanan dan kenyamanan lebih baik. Dompet ini juga terintegrasi dengan SolanaPay untuk transaksi cepat melalui modul pembayaran internal.
Selengkapnya di halaman SAROS →