Perbedaan Gram dan Oasis Network: Gram diperdagangkan di Rp23.985 (kapitalisasi pasar Rp66,08T, volume 24 jam Rp670,25M), sedangkan Oasis Network diperdagangkan di Rp97,54 (kapitalisasi pasar Rp771,23M, volume 24 jam Rp39,41M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 85,7× kapitalisasi pasar Oasis Network, dan suplai Oasis Network dibatasi (7,9B / 10B ROSE (80%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Oasis Network selama 60 Hari.
| GRAM | ROSE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp66,08T | Rp771,23M |
Volume (24h) | Rp670,25M | Rp39,41M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 7,9B / 10B ROSE (80%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 60 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Oasis Network (ROSE) saat ini diperdagangkan di zona support kritis Rp92.967 dengan sinyal teknis bearish yang didominasi moving averages. Token ini memiliki sirkulasi 80% dari total supply 10 juta ROSE dengan rata-rata hold time 60 hari. Market cap mencapai Rp750,56 juta menunjukkan kapitalisasi pasar yang relatif kecil dalam ekosistem crypto.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko turun menuju support Rp88, namun ADX mengindikasikan tren kuat yang bisa dimanfaatkan trader. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi khas crypto kecil dan ketergantungan pada perkembangan ekosistem Oasis Network untuk meningkatkan utilitas token.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Oasis adalah jaringan blockchain layer-1 yang mengutamakan privasi dan mampu diperluas. Jaringan ini menyatukan kapasitas data yang tinggi dan gas fee yang rendah dengan arsitektur yang aman untuk Web3 generasi berikutnya dan akan mendukung DeFi, GameFi, NFTs, Metaverse, tokenisasi data, dan DAO data.
Selengkapnya di halaman ROSE →