Perbedaan Gram dan Quant: Gram diperdagangkan di Rp23.911 (kapitalisasi pasar Rp65,96T, volume 24 jam Rp659,06M), sedangkan Quant diperdagangkan di Rp1.027.751 (kapitalisasi pasar Rp12,44T, volume 24 jam Rp346,26M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 5,3× kapitalisasi pasar Quant, dan suplai Quant dibatasi (12,1M / 14,9M QNT (82%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Quant selama 75 Hari.
| GRAM | QNT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,96T | Rp12,44T |
Volume (24h) | Rp659,06M | Rp346,26M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 12,1M / 14,9M QNT (82%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 75 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Token QNT saat ini diperdagangkan di Rp1.048.370 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak dan osilator. Harga berada di bawah titik pivot Rp1.028.132 dengan support kuat di Rp1.001.822. Market cap mencapai Rp12,51 triliun dengan supply beredar 12,1 juta dari 14,9 juta token. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan belakangan ini.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terletak pada rebound dari level support, namun investor perlu waspada terhadap momentum bearish yang kuat dan rendahnya likuiditas di pasar kripto Indonesia.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Quant diluncurkan di Juni 2018 dengan tujuan menghubungkan berbagai blockchain dan jaringan dalam skala global. Tak hanya menjembatani interaksi banyak blockchain, Quant juga membuat bermacam layer bagi aplikasi-aplikasi untuk berinteraksi pada tingkat yang berbeda. Quant punya layer khusus untuk transaksi, bertukar pesan, menyaring dan memesan, dan sebuah aplikasi untuk berbagi dan memberi acuan terhadap pesan serupa terkait dengan aplikasi yang lain.
Selengkapnya di halaman QNT →