Perbedaan Gram dan Puffer: Gram diperdagangkan di Rp23.731 (kapitalisasi pasar Rp65,4T, volume 24 jam Rp677,71M), sedangkan Puffer diperdagangkan di Rp223,95 (kapitalisasi pasar Rp112,55M, volume 24 jam Rp13,28M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 581,1× kapitalisasi pasar Puffer, dan suplai Puffer dibatasi (506,6M / 1B PUFFER (51%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Puffer selama 12 Hari.
| GRAM | PUFFER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,4T | Rp112,55M |
Volume (24h) | Rp677,71M | Rp13,28M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 506,6M / 1B PUFFER (51%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 12 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
PUFFER saat ini diperdagangkan pada Rp220.02 dengan kapitalisasi pasar Rp111,21 juta, menunjukkan posisi netral dalam analisis teknis. Token ini memiliki supply terbatas 1 juta dengan 51% sudah beredar dan rata-rata hold time 12 hari. Sinyal teknis menunjukkan kondisi netral dengan indikator moving averages bearish namun oscillators netral, sementara level support kunci berada di Rp217-223 dan resistance di Rp229-235.
Outlook keseluruhan netral dengan potensi volatilitas tinggi mengingat kapitalisasi pasar yang relatif kecil. Peluang utama terletak pada momentum positif jika berhasil menembus resistance Rp229, sementara risiko utama adalah volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas yang rentan terhadap manipulasi pasar.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Puffer adalah platform terdesentralisasi yang bertujuan meningkatkan skalabilitas dan keamanan Ethereum melalui solusi restaking dan rollup yang inovatif. Ekosistem ini mencakup Puffer LRT (Liquid Restaking Token) serta rangkaian produk UniFi, termasuk UniFi AVS dan UniFi Based Rollup. Token tata kelola asli, PUFFER, digunakan untuk mengelola parameter utama protokol dalam ekosistem Puffer dan UniFi. Ini mencakup pemilihan guardian dan operator restaking, kurasi AVS yang didukung, pengawasan struktur biaya, daftar putih rollup baru untuk dukungan AVS, serta pengelolaan reward ekosistem dan dana treasury.
Selengkapnya di halaman PUFFER →