Perbedaan Gram dan Prom: Gram diperdagangkan di Rp23.804 (kapitalisasi pasar Rp66,02T, volume 24 jam Rp632,66M), sedangkan Prom diperdagangkan di Rp43.256 (kapitalisasi pasar Rp800,07M, volume 24 jam Rp1,86T). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 82,5× kapitalisasi pasar Prom, dan suplai Prom dibatasi (18,3M / 19,3M PROM (95%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Prom selama 21 Hari.
| GRAM | PROM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp66,02T | Rp800,07M |
Volume (24h) | Rp632,66M | Rp1,86T |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 18,3M / 19,3M PROM (95%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 21 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
PROM menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp48.728, berada di atas pivot point Rp38.467 namun menghadapi resistensi kuat di Rp47.610. Market cap Rp850,76M dengan supply hampir penuh (95% beredar). Moving averages mendukung tren naik meski oscillators netral. Hold time rata-rata 21 hari menunjukkan holding pattern sedang.
Outlook: Potensi breakout jika tembus resistensi R1, namun waspada volatilitas tinggi khas crypto. Risiko utama likuiditas terbatas dan ketergantungan pada sentiment pasar crypto secara keseluruhan. Opportunity: Momentum bullish jangka pendek dengan support kuat di level S1 Rp24.023.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Prom adalah marketplace & rental NFT gaming. Sepenuhnya terdesentralisasi, rahasia, dan aman, platform ini memenuhi kebutuhan para pemain, penggemar metaverse, pemilik NFT, guild, dan game. Singkatnya, proyek ini bertujuan untuk menetapkan masa depan yang baik untuk seluruh industri gaming.
Selengkapnya di halaman PROM →