Perbedaan Gram dan Echelon Prime: Gram diperdagangkan di Rp23.933 (kapitalisasi pasar Rp65,84T, volume 24 jam Rp657,54M), sedangkan Echelon Prime diperdagangkan di Rp4.431 (kapitalisasi pasar Rp158,36M, volume 24 jam Rp4,05M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 415,8× kapitalisasi pasar Echelon Prime, dan suplai Echelon Prime dibatasi (35,8M / 111,1M PRIME (33%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Echelon Prime selama 16 Hari.
| GRAM | PRIME | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,84T | Rp158,36M |
Volume (24h) | Rp657,54M | Rp4,05M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 35,8M / 111,1M PRIME (33%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 16 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Echelon Prime (PRIME) saat ini diperdagangkan pada harga Rp4.497 dengan kapitalisasi pasar Rp160,56 juta, menunjukkan sinyal teknis bullish dari rata-rata bergerak meski osilator netral. Token ini memiliki supply yang beredar 35,8 juta dari total maksimum 111,1 juta PRIME (33% sirkulasi), dengan rata-rata hold time 16 hari. Tidak ada pembaruan protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan cenderung positif dengan momentum teknis kuat, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi kripto dan risiko likuiditas terbatas mengingat volume perdagangan yang rendah. Peluang terletak pada potensi breakout di atas resistance Rp4.534, sementara risiko utama termasuk sensitivitas regulasi dan ketergantungan pada sentimen pasar kripto secara luas.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →PRIME adalah token native dari Echelon Prime Foundation, ekosistem Web3 yang membangun masa depan Gaming. Echelon menghadirkan tools untuk mendorong inovasi dan pertumbuhan model serta ekonomi game baru. Game pertama yang mengadopsi PRIME adalah Parallel, trading card game bertema sci-fi.
Selengkapnya di halaman PRIME →