Perbedaan Gram dan Portal: Gram diperdagangkan di Rp23.597 (kapitalisasi pasar Rp65,01T, volume 24 jam Rp714,67M), sedangkan Portal diperdagangkan di Rp186,83 (kapitalisasi pasar Rp163,48M, volume 24 jam Rp144,89M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 397,7× kapitalisasi pasar Portal, dan suplai Portal dibatasi (873,8M / 1B PORTAL (88%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Portal selama 74 Hari.
| GRAM | PORTAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,01T | Rp163,48M |
Volume (24h) | Rp714,67M | Rp144,89M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 873,8M / 1B PORTAL (88%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 74 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp23.750 dengan kapitalisasi pasar Rp65,83 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish meskipun rata-rata bergerak dan osilator netral. Token ini mengalami penguatan 7% setelah pengumuman integrasi dompet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna. Hold time rata-rata 6 hari mengindikasikan aktivitas trading jangka pendek yang tinggi.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan sinyal teknis bearish memerlukan kehati-hatian. Investor harus memantau level support kritis di Rp22.973 dan perkembangan ekosistem Telegram.
Token PORTAL saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp190,87 dan market cap Rp166,1 juta. Meskipun sinyal keseluruhan bearish (8 buy vs 13 sell), osilator menunjukkan momentum bullish dengan RSI netral dan ADX mengindikasikan tren kuat. Supply yang hampir penuh (88% beredar) menunjukkan tokenomics matang. Tidak ada update protokol signifikan yang tercatat.
Outlook: Netral-bearish jangka pendek dengan potensi rebound dari support kuat di Rp173. Risiko utama volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas. Peluang ada jika momentum bullish osilator berlanjut dengan volume tinggi.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Portal bertujuan untuk menyatukan game dan game dari berbagai jaringan blockchain pada platform cross-chain token, membentuk ekosistem Web3 gaming. Melalui kemitraan dengan LayerZero, Portal memungkinkan pengalaman multi-chain bagi para pemain, menghubungkan game Web3 yang terisolasi dengan pemain baru lainnya melalui user experience yang intuitif.
Selengkapnya di halaman PORTAL →