Perbedaan Gram dan Pieverse: Gram diperdagangkan di Rp23.933 (kapitalisasi pasar Rp65,84T, volume 24 jam Rp657,54M), sedangkan Pieverse diperdagangkan di Rp13.423 (kapitalisasi pasar Rp3,63T, volume 24 jam Rp113,77M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 18,1× kapitalisasi pasar Pieverse, dan suplai Pieverse dibatasi (270,6M / 1B PIEVERSE (28%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Pieverse selama 5 Hari.
| GRAM | PIEVERSE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,84T | Rp3,63T |
Volume (24h) | Rp657,54M | Rp113,77M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 270,6M / 1B PIEVERSE (28%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 5 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Pieverse saat ini diperdagangkan pada Rp13.492 dengan kapitalisasi pasar Rp3,63 triliun, menunjukkan sinyal teknis bullish berdasarkan moving averages. Token memiliki supply maksimum 1 juta dengan 28% dalam sirkulasi dan rata-rata hold time 5 hari. Indikator ADX menunjukkan tren kuat dengan level support kunci di Rp11.989 dan resistance di Rp13.877.
Outlook keseluruhan positif dengan momentum teknis bullish, namun perlu waspada terhadap volatilitas tinggi khas crypto. Peluang utama terletak pada tren naik yang kuat, sementara risiko termasuk likuiditas terbatas dan sensitivitas terhadap sentimen pasar crypto secara keseluruhan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Pieverse adalah infrastruktur pembayaran agent-native untuk Web3, yang dirancang agar transaksi on-chain menjadi terverifikasi, dapat diaudit, dan sesuai regulasi. Dibangun dengan x402b rails, Pieverse menandai nilai melalui invoice, struk, dan cek on-chain. Solusi ini menghadirkan pembayaran mulus yang menghubungkan aktivitas blockchain dengan kebutuhan dunia nyata seperti pelaporan pajak dan audit keuangan.
Selengkapnya di halaman PIEVERSE →