Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Gram (GRAM) vs Phala Network (PHA)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Gram dan Phala Network: Gram diperdagangkan di Rp24.166 (kapitalisasi pasar Rp66,59T, volume 24 jam Rp741,04M), sedangkan Phala Network diperdagangkan di Rp394,73 (kapitalisasi pasar Rp331,8M, volume 24 jam Rp101,28M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 200,7× kapitalisasi pasar Phala Network, dan suplai beredar Gram 2,8B GRAM dibanding 840,5M PHA milik Phala Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Phala Network selama 31 Hari.

GRAMPHA
Kap. Pasar
Rp66,59TRp331,8M
Volume (24h)
Rp741,04MRp101,28M
Suplai yang Beredar
2,8B GRAM840,5M PHA
Typical Hold Time
6 Hari31 Hari

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

GRAM
93% Beli7% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 6 Hari
PHA
39% Beli61% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 31 Hari

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

Tentang Gram

GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.

Selengkapnya di halaman GRAM

Tentang Phala Network

Phala Network adalah Layer Eksekusi untuk Web3 AI, memungkinkan AI berinteraksi dengan blockchain dan membuat Web3 dapat diakses oleh miliaran orang. Sistem multi-buktinya memungkinkan Anda untuk membangun AI Agent yang aman dan terintegrasi dengan smart contract menggunakan bahasa alami dan bahasa pemrograman. Agen-agen ini dapat terhubung lintas chain dan menciptakan ekonomi token yang menguntungkan. Phala Network menyederhanakan interaksi AI dengan blockchain, mendorong adopsi Web3.

Selengkapnya di halaman PHA