Perbedaan Gram dan Pendle: Gram diperdagangkan di Rp24.078 (kapitalisasi pasar Rp66,32T, volume 24 jam Rp753,51M), sedangkan Pendle diperdagangkan di Rp23.989 (kapitalisasi pasar Rp4,08T, volume 24 jam Rp283,57M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 16,3× kapitalisasi pasar Pendle, dan suplai beredar Gram 2,8B GRAM dibanding 172,1M PENDLE milik Pendle. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Pendle selama 33 Hari.
| GRAM | PENDLE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp66,32T | Rp4,08T |
Volume (24h) | Rp753,51M | Rp283,57M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 172,1M PENDLE |
Typical Hold Time | 6 Hari | 33 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
PENDLE saat ini diperdagangkan di Rp23.700 dengan kapitalisasi pasar Rp4,05 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish yang kuat dari moving averages dan osilator. Tren jangka pendek tertekan dengan support kunci di Rp22.742 dan resistance di Rp24.370. Hold time rata-rata 33 hari mengindikasikan holding pattern jangka menengah. Tidak ada update protokol signifikan yang tercatat dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan bearish dengan tekanan jual dominan. Peluang muncul di area support Rp22.742 jika terjadi rebound, namun risiko tinggi dari momentum jual berkelanjutan dan volatilitas kripto memerlukan kehati-hatian. Pemantauan ketat level support diperlukan untuk konfirmasi reversal.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Pendle adalah protokol yang memungkinkan tokenisasi dan perdagangan yield di masa depan. Dengan penciptaan AMM baru yang mendukung aset dengan time decay, Pendle memberikan pengguna lebih banyak kontrol atas yield di masa depan dengan menyediakan pilihan dan peluang untuk pemanfaatannya.
Selengkapnya di halaman PENDLE →