Perbedaan Gram dan Openloot: Gram diperdagangkan di Rp23.925 (kapitalisasi pasar Rp65,96T, volume 24 jam Rp692,39M), sedangkan Openloot diperdagangkan di Rp93,93 (kapitalisasi pasar Rp72,14M, volume 24 jam Rp7,33M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 914,3× kapitalisasi pasar Openloot, dan suplai Openloot dibatasi (800,7M / 5B OL (17%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Openloot selama 8 Hari.
| GRAM | OL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,96T | Rp72,14M |
Volume (24h) | Rp692,39M | Rp7,33M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 800,7M / 5B OL (17%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 8 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Token OL menunjukkan kapitalisasi pasar Rp72,14M dengan supply yang beredar 17% dari total maksimum 5 juta token. Hold time rata-rata 8 hari mengindikasikan aktivitas trading jangka pendek. Data harga terkini tidak tersedia untuk analisis teknis mendalam, namun token ini termasuk dalam kategori crypto dengan kapitalisasi kecil.
Outlook: Potensi volatilitas tinggi karena kapitalisasi kecil dengan likuiditas terbatas. Risiko utama pada sirkulasi token yang rendah (17%) dan ketergantungan pada ekosistem proyek. Peluang terbatas pada adopsi platform gaming NFT jika ada perkembangan signifikan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Open Loot adalah platform dan marketplace gim Web3 yang membantu pengembang dan penerbit meluncurkan serta mendistribusikan gim mereka. Platform ini menyediakan alat untuk strategi pemasaran, pengalaman pengguna, pembayaran, dan lainnya.
Selengkapnya di halaman OL →