Perbedaan Gram dan OG Fan Token: Gram diperdagangkan di Rp23.949 (kapitalisasi pasar Rp66,09T, volume 24 jam Rp690,35M), sedangkan OG Fan Token diperdagangkan di Rp44.631 (kapitalisasi pasar Rp210,74M, volume 24 jam Rp64,01M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 313,6× kapitalisasi pasar OG Fan Token, dan suplai OG Fan Token dibatasi (4,8M / 5M OG (96%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan OG Fan Token selama 24 Hari.
| GRAM | OG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp66,09T | Rp210,74M |
Volume (24h) | Rp690,35M | Rp64,01M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 4,8M / 5M OG (96%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 24 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Token OG saat ini diperdagangkan pada Rp43.888 dengan kapitalisasi pasar Rp209,12 juta. Sinyal teknis keseluruhan bullish didukung oleh moving averages yang positif, meskipun osilator netral. Token telah mencapai 96% dari supply maksimum 5 juta dengan rata-rata hold time 24 hari. Berita terbaru menunjukkan kolaborasi dengan brand global Corona untuk promosi pariwisata.
Outlook jangka pendek cenderung positif dengan momentum bullish, namun perlu waspada terhadap level RSI_6 yang overbought. Peluang utama terletak pada kolaborasi ekosistem, sementara risiko volatilitas tinggi dan likuiditas terbatas perlu dipertimbangkan dengan matang sebelum investasi.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →OG adalah fan token dari klub esport OG. Token ini memungkinkan penggemarnya untuk terlibat dalam kegiatan klub, termasuk voting untuk polling dalam aplikasi. Pemegang token akan mendapatkan reward, experience, dan konten eksklusif.
Selengkapnya di halaman OG →