Perbedaan Gram dan Neuron: Gram diperdagangkan di Rp23.842 (kapitalisasi pasar Rp65,83T, volume 24 jam Rp683,4M), sedangkan Neuron diperdagangkan di Rp63,99 (kapitalisasi pasar Rp26,48M, volume 24 jam Rp841,43jt). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 2486× kapitalisasi pasar Neuron, dan suplai Neuron dibatasi (358,6M / 1B NRN (36%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Neuron selama 11 Hari.
| GRAM | NRN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,83T | Rp26,48M |
Volume (24h) | Rp683,4M | Rp841,43jt |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 358,6M / 1B NRN (36%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 11 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Token NRN menunjukkan kapitalisasi pasar Rp26,48 juta dengan suplai sirkulasi 358.600 token dari total maksimum 1 juta token (36% sirkulasi). Hold time rata-rata 11 hari mengindikasikan aktivitas trading yang relatif aktif. Data teknis menunjukkan volatilitas khas aset kripto dengan pergerakan harga dalam range harian yang signifikan.
Outlook: Potensi pertumbuhan terbatas oleh kapitalisasi pasar kecil dan likuiditas rendah. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan sensitivitas terhadap sentimen pasar kripto secara keseluruhan. Peluang ada jika terjadi peningkatan adopsi jaringan atau listing di exchange besar.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →NRN mengembangkan ekosistem yang bertujuan mempercepat perjalanan menuju Artificial General Intelligence (AGI) dengan menjadikan Gaming dan robotika sebagai platform eksperimental. Inti dari ekosistem ini adalah NRN Agents, sebuah platform yang memfasilitasi integrasi agen AI ke dalam pengalaman Gaming canggih, baik di lingkungan virtual maupun fisik. Tumpukan teknologinya menggabungkan agregasi data, pelatihan model, dan inspeksi model, dengan memanfaatkan imitation learning serta reinforcement learning untuk mendorong kemajuan pengembangan AI.
Selengkapnya di halaman NRN →