Perbedaan Gram dan Nillion: Gram diperdagangkan di Rp24.025 (kapitalisasi pasar Rp66,17T, volume 24 jam Rp758,62M), sedangkan Nillion diperdagangkan di Rp747,14 (kapitalisasi pasar Rp377,77M, volume 24 jam Rp720,48M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 175,2× kapitalisasi pasar Nillion, dan suplai beredar Gram 2,8B GRAM dibanding 499,5M NIL milik Nillion. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Nillion selama 8 Hari.
| GRAM | NIL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp66,17T | Rp377,77M |
Volume (24h) | Rp758,62M | Rp720,48M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 499,5M NIL |
Typical Hold Time | 6 Hari | 8 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
NIL saat ini diperdagangkan di Rp761,52 dengan kapitalisasi pasar Rp380,81 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages meskipun osilator netral. Token ini memiliki waktu hold rata-rata 8 hari dengan supply beredar 499,5 juta NIL. Level support kunci berada di Rp589 dan resistance di Rp757, dengan tren jangka pendek menunjukkan tekanan jual.
Outlook keseluruhan netral-cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terletak pada rebound dari support kuat, namun investor perlu waspada terhadap likuiditas terbatas dan minimnya perkembangan fundamental proyek dalam beberapa waktu terakhir.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Nillion adalah jaringan komputasi dan penyimpanan pribadi yang dirancang untuk AI dan data, dikenal sebagai “blind computer.” Jaringan ini menggunakan Privacy-Enhancing Technologies (PETs) untuk memungkinkan komputasi dan penyimpanan data secara aman sambil menjaga privasi. Token utilitas aslinya, NIL, digunakan untuk biaya jaringan, pembayaran di Coordination Layer dan Petnet, staking untuk keamanan jaringan, serta partisipasi dalam tata kelola melalui modul on-chain.
Selengkapnya di halaman NIL →