Perbedaan Gram dan Metaplex: Gram diperdagangkan di Rp23.949 (kapitalisasi pasar Rp65,96T, volume 24 jam Rp659,06M), sedangkan Metaplex diperdagangkan di Rp424,63 (kapitalisasi pasar Rp202,49M, volume 24 jam Rp24,53M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 325,7× kapitalisasi pasar Metaplex, dan suplai Metaplex dibatasi (477M / 1B MPLX (48%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Metaplex selama 15 Hari.
| GRAM | MPLX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,96T | Rp202,49M |
Volume (24h) | Rp659,06M | Rp24,53M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 477M / 1B MPLX (48%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 15 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Token MPLX saat ini diperdagangkan pada Rp423,8 dengan kapitalisasi pasar Rp202,16 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan analisis moving average. Token berada di zona support kritis dengan level support utama di Rp387 dan resistance di Rp430. Sirkulasi token mencapai 48% dari total supply 1 juta MPLX dengan rata-rata hold time 15 hari.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan momentum bearish, namun posisi di dekat support memberikan peluang bounce teknis. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi khas crypto dan likuiditas terbatas dengan volume trading rendah. Investor perlu memantau breakout di atas Rp430 untuk konfirmasi reversal.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Metaplex memainkan peran penting dalam salah satu ekosistem pengembang terbesar di dunia blockchain dengan menyediakan infrastruktur on-chain yang dibutuhkan untuk membuat hampir semua token dan NFT di Solana dan Solana Virtual Machine (SVM). Platform ini digunakan oleh launchpad, marketplace, game, dompet, dan berbagai aplikasi terkemuka lainnya, menghasilkan pendapatan dan volume transaksi yang signifikan melalui infrastrukturnya.
Selengkapnya di halaman MPLX →