Perbedaan Gram dan MON: Gram diperdagangkan di Rp23.901 (kapitalisasi pasar Rp66,17T, volume 24 jam Rp758,62M), sedangkan MON diperdagangkan di Rp24,59 (kapitalisasi pasar Rp18,31M, volume 24 jam Rp1,36M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 3613,9× kapitalisasi pasar MON, dan suplai MON dibatasi (593,8M / 1B MONPRO (60%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan MON selama 16 Hari.
| GRAM | MONPRO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp66,17T | Rp18,31M |
Volume (24h) | Rp758,62M | Rp1,36M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 593,8M / 1B MONPRO (60%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 16 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
MONPRO menunjukkan kapitalisasi pasar Rp18,31 juta dengan sirkulasi token 60% dari total supply 1 juta token. Hold time rata-rata 16 hari mengindikasikan aktivitas trading yang relatif aktif. Token ini berada dalam kategori crypto dengan kapitalisasi mikro, memerlukan perhatian khusus terhadap likuiditas dan volatilitas.
Outlook: Potensi pertumbuhan terbatas oleh kapitalisasi kecil dan likuiditas rendah. Risiko utama meliputi volatilitas ekstrem dan sensitivitas tinggi terhadap sentimen pasar. Investor perlu mempertimbangkan exposure yang sangat kecil karena karakteristik high-risk dari aset mikrokap.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →MON Protocol adalah ekosistem digital terdesentralisasi yang memanfaatkan token MONPRO dan dijaga oleh validator global. Platform ini memiliki launchpool untuk reward pengguna dan mendukung pengembangan game serta IP blockchain-native. Dengan game internal seperti Pixelmon Games dan kemitraan dengan jaringan terkemuka, MON Protocol membangun komunitas gamer yang berkembang, sementara token MONPRO digunakan untuk tata kelola, utilitas dalam game, dan reward komunitas.
Selengkapnya di halaman MONPRO →