Perbedaan Gram dan Mantle Staked Ether: Gram diperdagangkan di Rp24.009 (kapitalisasi pasar Rp66,32T, volume 24 jam Rp753,51M), sedangkan Mantle Staked Ether diperdagangkan di Rp36.787.206 (kapitalisasi pasar Rp7,99T, volume 24 jam Rp290,92jt). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 8,3× kapitalisasi pasar Mantle Staked Ether, dan suplai beredar Gram 2,8B GRAM dibanding 216,6K METH milik Mantle Staked Ether. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Mantle Staked Ether selama 26 Hari.
| GRAM | METH | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp66,32T | Rp7,99T |
Volume (24h) | Rp753,51M | Rp290,92jt |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 216,6K METH |
Typical Hold Time | 6 Hari | 26 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Mantle Staked Ether (METH) saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp36.787.206, di bawah pivot point Rp36.641.268. Sinyal teknis secara keseluruhan menunjukkan tekanan jual yang dominan dengan moving averages bearish, sementara osilator netral. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam analisis ini.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan dari momentum bearish teknis. Peluang terbatas pada potensi rebound dari support kuat di Rp35.040.964, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi dan rendahnya sentimen pasar kripto secara umum yang dapat memperpanjang koreksi.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Mantle LSP adalah protokol liquid staking ETH tanpa izin dan tanpa kustodian di Ethereum L1 yang dikelola oleh Mantle. Protokol ini menggabungkan desain modern dengan manajemen risiko yang kuat serta memanfaatkan ekosistem Mantle untuk memberikan yield tinggi.
Selengkapnya di halaman METH →