Perbedaan Gram dan Mantra: Gram diperdagangkan di Rp23.821 (kapitalisasi pasar Rp65,68T, volume 24 jam Rp686,64M), sedangkan Mantra diperdagangkan di Rp90 (kapitalisasi pasar Rp498,87M, volume 24 jam Rp82,6M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 131,7× kapitalisasi pasar Mantra, dan suplai Mantra dibatasi (5,6B / 10B MANTRA (56%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Mantra selama 22 Hari.
| GRAM | MANTRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,68T | Rp498,87M |
Volume (24h) | Rp686,64M | Rp82,6M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 5,6B / 10B MANTRA (56%) |
Typical Hold Time | 6 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →MANTRA adalah blockchain Layer 1 berorientasi pada kepatuhan yang dirancang untuk tokenisasi dan pengelolaan aset dunia nyata dalam kerangka regulasi. Ditujukan untuk institusi, jaringan ini memungkinkan aset seperti properti dibawa on-chain dengan kontrol hukum dan regulasi yang tertanam. MANTRA kompatibel dengan EVM, sehingga developer dapat menggunakan tools Ethereum yang familiar dengan fitur kepatuhan khusus.
Selengkapnya di halaman MANTRA →