Perbedaan Gram dan Manta Network: Gram diperdagangkan di Rp23.717 (kapitalisasi pasar Rp65,4T, volume 24 jam Rp677,71M), sedangkan Manta Network diperdagangkan di Rp1.019 (kapitalisasi pasar Rp483,47M, volume 24 jam Rp29,28M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 135,3× kapitalisasi pasar Manta Network, dan suplai beredar Gram 2,8B GRAM dibanding 478,1M MANTA milik Manta Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gram selama 6 Hari dan Manta Network selama 120 Hari.
| GRAM | MANTA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,4T | Rp483,47M |
Volume (24h) | Rp677,71M | Rp29,28M |
Suplai yang Beredar | 2,8B GRAM | 478,1M MANTA |
Typical Hold Time | 6 Hari | 120 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Manta Network saat ini diperdagangkan pada Rp1.017 dengan sinyal teknis bearish yang didominasi oleh moving averages. Aset ini berada di zona support kritis antara Rp1.003-Rp1.020, dengan market cap Rp487,82 juta dan volume trading terbatas. RSI menunjukkan kondisi netral namun ADX mengindikasikan tren bearish yang kuat. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko tinggi akibat likuiditas rendah. Peluang terbatas pada potensi rebound dari support, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas ekstrem dan kurangnya perkembangan fundamental yang mendorong pertumbuhan jaringan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →Manta Network adalah ekosistem modular untuk Web3 yang memungkinkan pengguna untuk membangun dan menerapkan aplikasi terdesentralisasi berbasis Solidity di Manta, serta memanfaatkan technology stack untuk memberikan kecepatan transaksi lebih cepat daripada L1 dan biaya gas yang lebih rendah daripada L2. Produk utama mereka mencakup Manta Pacific, solusi L2 yang dapat diskalakan dengan biaya gas rendah, dan Universal Circuits, sebuah library agar developer bisa mengintegrasikan kontrak yang mendukung ZK. Manta Network juga menawarkan solusi compliance non-invasif dan bertujuan untuk membangun ekosistem dengan aplikasi yang beragam.
Selengkapnya di halaman MANTA →